Sejarah LSP P2

Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Kedua Pelayaran yang selanjutnya disebut LSP P2 Pelayaran pada Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut didirikan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di bidang pelayaran dengan melaksanakan pengakuan kompetensi profesi melalui penyelenggaraan sertifikasi kompetensi dan pembinaan teknis di bidang sertifikasi kompetensi.

LSP P2 Pelayaran PPSDMPL secara teknis dan administratif dibawah koordinasi Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut

LSP P2 merupakan bentuk dimana perserta uji kompetensi adalah orang yang memiliki pengalaman kerja yang lebh banyak dan ingin meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang tertentu

LSP P2 Pelayaran PPSDMPL merupakan Pembina Teknis dari Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Kesatu (LSP P1) pada Perguruan Tinggi, Sekolah, Balai Besar, Balai, dan Lembaga Diklat di Lingkungan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut serta Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP P3) pada asosiasi maupun industri bidang pelayaran.

·        2020

Menindaklanjuti demand pasar yang sagat besar serta pertumbuhan lapangan kerja yang sangat besar dalam industri pelayaran, maka PPSDMPL membuat rancangan pembuatan LSP Pihak Kedua yang bergerak di bidang Maritim

·        2021

LSP Pihak Kedua PPSDMPL terbentuk dari hasil diskusi pihak manajemen dan stakeholder terkait

·        2022

SP Pihak Kedua PPSDMPL mengembangkan beberapa Skema yang telah di finalisasi dan terapprove pihak BNSP dan Kemenaker.

·        2024

LSP Pihak Kedua PPSDMPL mengajukan Skema baru tekait dengan DIKLAT Non Kepelautan di bidang pelayaran yang kedepannya akan di SKKNI kan sehingga akan diakui di seluruh stakeholder di Indonesia.