Indonesia Perkuat SDM Maritim Global, PPSDMPL Dukung Penuh Langkah Strategis Menuju Dewan IMO Kategori C

71 07 Oct 2025 Oleh: Admin Pusbang
Indonesia Perkuat SDM Maritim Global, PPSDMPL Dukung Penuh Langkah Strategis Menuju Dewan IMO Kategori C

Jakarta (7/10) — Indonesia kembali menunjukkan perannya sebagai Poros Maritim Dunia yang bertanggung jawab dengan menjadi tuan rumah pelatihan internasional bagi 13 negara anggota Maritime Organization of West and Central Africa (MOWCA). Kegiatan ini, diinisiasi oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan, menjadi bukti nyata kontribusi Indonesia dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) sektor maritim di kawasan Afrika, sekaligus menegaskan keseriusan Indonesia menuju keanggotaan Dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C.

Fondasi Solidaritas Maritim Global dan Diplomasi Lintas Benua Pelatihan yang dibuka resmi oleh Kepala BPSDMP, Djarot Tri Wardono, di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta pada Senin (6/10) ini, diselenggarakan sebagai wujud konkret diplomasi kemaritiman Indonesia.

"Program pelatihan ini bukan sekadar peningkatan kapasitas, tetapi merupakan fondasi strategis dan wujud nyata komitmen Indonesia terhadap solidaritas maritim global," ujar Djarot. Ia menekankan bahwa inisiatif ini, yang didukung melalui skema Kerja Sama Selatan–Selatan (South–South Cooperation) dan hibah dari Pemerintah Indonesia, adalah tangan persahabatan dari rakyat Indonesia kepada saudara-saudara di Afrika.

Kerja sama ini, menurut Djarot, memperkuat peran Indonesia sebagai poros maritim dunia yang bertanggung jawab dan membuka peluang kolaborasi riset, inovasi, serta jejaring diplomatik dan ekonomi yang lebih luas. Melalui kegiatan ini, Indonesia tidak hanya berbagi keahlian teknis, tetapi juga membangun rasa saling menghormati dan persaudaraan antarbangsa.

Peningkatan Kapasitas Pendidikan Pelaut Sesuai Standar IMO Sebanyak 84 peserta dari 13 negara MOWCA terpilih mengikuti dua program unggulan yang berfokus pada peningkatan kapasitas pendidikan dan pengujian pelaut sesuai standar IMO :

  1. Training of Trainers (ToT) IMO Model Course 6.09
  2. Training of Examiners (ToE) IMO Model Course 3.12
Pelaksanaan pelatihan di STIP Jakarta dan BP3IP Jakarta berada di bawah pembinaan teknis Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut (PPSDMPL). Keterlibatan PPSDMPL sebagai pembina teknis memastikan program kerja sama Indonesia dan MOWCA ini berjalan optimal, sekaligus menjadi upaya kunci untuk mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia bidang pendidikan dan pelatihan di sektor maritim Indonesia melangkah maju di kancah global.

Sekretaris Jenderal MOWCA, Dr. Paul Adalikwu, menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi Indonesia dalam berbagi keahlian dan pengalaman. Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Andy Sutomo Panjaitan, menegaskan bahwa melalui pelatihan ini, Indonesia mendorong harmonisasi standar keselamatan dan kompetensi pelaut di tingkat global, mengingat Indonesia memiliki sistem pendidikan dan pelatihan pelaut yang diakui dunia melalui Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers (STCW). Pada STIP, pelatihan ToE mengedepankan praktik berbasis simulator modern berstandar IMO, sementara di BP3IP, pelatihan ToT fokus mempersiapkan instruktur untuk menjadi agen perubahan di negaranya masing-masing.

Melalui program ini, Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM Maritim adalah kunci utama untuk menegaskan kiprah Indonesia di dunia maritim dan mencapai tujuan strategis menjadi Dewan IMO Kategori C, sebuah posisi yang sangat penting dalam penentuan kebijakan pelayaran internasional.