PPSDMPL Perkuat Kompetensi SDM Lewat Green Maritime Human Capital Development Program Kolaborasi dengan Belanda

73 09 Oct 2026 Oleh: Admin Pusbang
PPSDMPL Perkuat Kompetensi SDM Lewat Green Maritime Human Capital Development Program Kolaborasi dengan Belanda
PPSDMPL Perkuat Kompetensi SDM Lewat Green Maritime Human Capital Development Program Kolaborasi dengan Belanda
PPSDMPL Perkuat Kompetensi SDM Lewat Green Maritime Human Capital Development Program Kolaborasi dengan Belanda
PPSDMPL Perkuat Kompetensi SDM Lewat Green Maritime Human Capital Development Program Kolaborasi dengan Belanda
PPSDMPL Perkuat Kompetensi SDM Lewat Green Maritime Human Capital Development Program Kolaborasi dengan Belanda
1 / 5

JAKARTA – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut (PPSDMPL) menegaskan komitmennya mendukung transisi dekarbonisasi maritim global. Komitmen itu diwujudkan melalui partisipasi dalam workshop Internasional bertajuk "From Ambition to Practice: Co-Creating a Green Shipping Corridor in Indonesia" yang diselenggarakan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia, Rabu (7/10/2026), di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat.

Workshop yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga sore hari itu, PPSDMPL bersama pemangku kepentingan maritim Indonesia dan Belanda membahas cara menerjemahkan kebijakan pelayaran hijau (green shipping) menjadi langkah operasional, termasuk melalui pendekatan koridor pelayaran hijau.

PPSDMPL hadir bersama tiga unit pelaksana teknisnya, yakni Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP3IP), dan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten. Forum ini juga diikuti perwakilan Kementerian Luar Negeri, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, PT ASDP Indonesia Ferry, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), serta asosiasi maritim nasional, yaitu INSA dan ABUPI. Narasumber utama adalah Senior Policy Officer Maritime dari Kementerian Infrastruktur dan Pengelolaan Air Belanda.

Keikutsertaan dalam forum ini menjadi tonggak Proyek Perubahan pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II melalui Program Pengembangan Modal Insani Maritim Hijau (Green Maritime Human Capital Development Program/GMHCDP). Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang pelayaran hijau dan dekarbonisasi guna mendukung target emisi nol bersih 2050 dalam strategi Organisasi Maritim Internasional (IMO).

Kepala Bidang Pelatihan PPSDMPL Ilham Ashari sebagai perwakilan dari PPSDMPL menyebut langkah ini sebagai awal yang berdampak jangka panjang. "Kami ingin memajukan kerja sama yang bermakna antara Belanda dan Indonesia untuk mewujudkan emisi nol bersih 2050 melalui penguatan kompetensi SDM di bidang pelayaran hijau dan dekarbonisasi, demi menjaga kelestarian dan masa depan Bumi melalui sektor maritim," ujarnya.

Upaya tersebut berpijak pada kerja sama maritim Indonesia–Belanda yang nota kesepahamannya (memorandum of understanding/MoU) telah diperpanjang hingga 2029. Kerja sama ini menjadi payung pengembangan pelayaran hijau dan pelabuhan ramah lingkungan. Diskusi dalam lokakarya menyoroti bahwa inovasi teknologi maritim sebenarnya sudah tersedia, tetapi keberhasilan penerapannya bergantung pada kesiapan pembiayaan, infrastruktur pendukung, regulasi yang adaptif, dan tata kelola kelembagaan.

Melalui wadah seperti Forum Maritim Bilateral (Bilateral Maritime Forum/BMF), PPSDMPL mendorong kolaborasi lintas batas antara pemerintah, industri, akademisi, dan lembaga internasional. Sinergi itu diharapkan dapat menjembatani ambisi dekarbonisasi global menuju sektor pelayaran nasional yang berdaya saing, inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.